Pantai tersembunyi, kuliner lokal, event seru, dan AI guide — semuanya dalam genggamanmu.
Toboali telah dihuni sejak berabad-abad lalu sebagai pusat perdagangan dan pelabuhan di pesisir selatan Pulau Bangka. Pada masa kolonial Belanda, wilayah ini dikenal sebagai penghasil timah yang menjadi komoditas ekspor utama. Setelah kemerdekaan Indonesia, Toboali berkembang sebagai kota niaga. Puncaknya pada 25 Februari 2003, Kabupaten Bangka Selatan resmi terbentuk melalui UU No. 5 Tahun 2003 dengan Toboali sebagai ibukotanya, hasil pemekaran dari Kabupaten Bangka induk.
Toboali terletak di bagian selatan Pulau Bangka, berbatasan dengan Laut Jawa di selatan dan Selat Bangka di barat. Wilayah kabupaten mencakup 8 kecamatan: Toboali, Air Gegas, Pulau Besar, Tukak Sadai, Simpang Rimba, Lepar Pongok, Kepulauan Pongok, dan Payung. Termasuk wilayah kepulauan dengan Pulau Lepar dan Pulau Pongok sebagai pulau utama di luar Bangka. Garis pantai yang panjang menjadikan kabupaten ini kaya akan potensi bahari.
Tersedia penerbangan langsung ke Bandara Depati Amir (PGK), Pangkalpinang dari berbagai kota:
Maskapai: Lion Air, Batik Air, Nam Air, Wings Air. Lama penerbangan dari Jakarta ±50 menit.
Bus reguler tersedia setiap jam dari Terminal Bus Pangkalpinang. Tersedia juga bus jemputan travel langsung dari area Bandara Depati Amir.
Tersedia jasa rental mobil dan travel sharing di area bandara dan pusat kota Pangkalpinang. Pilihan ini lebih fleksibel untuk menjelajahi destinasi-destinasi tersembunyi di sepanjang perjalanan ke Toboali.
Halo Toboali adalah aplikasi panduan digital untuk menjelajahi Toboali, Bangka Selatan — dari pantai tersembunyi, kuliner khas, budaya, hingga event lokal. Didukung AI Guide & peta interaktif.